Sita Harta Koruptor; Pakai Bangun Sekolah dan Puskesmas

Kristian Thomas         No comments
Menanggapi kebiasaan koruptor yang sering minta didoakan setelah tertangkap KPK, Rian Ernest lebih memilih jika harta koruptor disita saja untuk negara. Itu jauh lebih baik, apalagi harta-hartanya dipakai untuk kepentingan banyak orang, seperti pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan warga.
“Lebih baik begitu. Biar harta disita saja untuk negara; pakai bangun sekolah dan puskesmas,” kata Rian.
Dengan begitu, menurut Caleg PSI untuk DPR RI Dapil Jakarta I ini, keluarga koruptor bisa memulai lembaran kehidupan baru.
“Keluarga koruptor bisa fresh start. Jadi asetnya kini lebih steril dari dosa uang haram.”
Adalah lumrah memang di mana seorang koruptor, setelah tertangkap KPK, selalu minta didoakan warga. Satu contoh, misalnya, Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari.
Masih ingat, kan, kasus Rita? Segera setelah diperiksa KPK atas perkara suap dan gratifikasi yang menjerat dirinya, ia lalu minta publik untuk mendoakannya guna kelancaran sidang yang akan ia jalani.
“Ya doainlah (supaya) kuat di persidangan,” katanya.
Pun begitu dengan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Saat keluarganya ditimpa kasus korupsi dinasti, ia juga tampil ke hadapan publik, meminta doa agar bisa menjalani apa yang disebutnya sebagai “musibah”.
“Saya meminta doa dari seluruh masyarakat atas musibah yang dialami keluarga saya. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran,” kata Ratu Atut dalam pengajian yang digelar keluarga besarnya di Masjid Darussolichin, Banten 2013 silam.
Ada lagi yang lebih parah. Bukannya mengharap doa untuk keselamatan, mantan Menteri Dalam Negeri Gawaman Fauzi justru menghendaki doa kutukan.
“Rp1 pun saya tidak pernah. Demi Allah. Saya juga meminta didoakan kepada masyarakat Indonesia agar dikutuk jika memang saya terbukti menerima uang. Tolong doakan kepada masyarakat Indonesia, saya mati sekarang,” pinta koruptor yang terlibat dalam kasus korupsi proyek senilai Rp5,9 triliun ini.
Sekelumit fakta di atas membuktikan, meminta doa kepada warga setelah tertangkap KPK adalah kebiasaan banyak koruptor. Tentu saja bukan hanya doa semata. Kebanyakan yang lain ada yang tidak mengakui, , mengaku tidak kenal dengan orang yang menuduhnya korupsi, mengaku dizalimi, dan lain sebagainya.
Kembali ke harapan Rian Ernest, daripada didoakan, maka justru lebih baik jika harta-harta koruptor disita saja. Menggunakannya untuk kebaikan bersama, sebagaimana harap Rian, tentu jauh lebih berguna daripada menyimpannya yang itu hanya akan berpotensi untuk dikorupsi kembali.



Published by Kristian Thomas

Nulla sagittis convallis arcu. Sed sed nunc. Curabitur consequat. Quisque metus enim venenatis fermentum mollis. Duis vulputate elit in elit. Si vous n'avez pas eu la chance de prendre dans tous.
Follow us Google+.

0 komentar:

Popular Post

Contact

Powered by Kristian Thomas.